Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

2e. barang sijapa, jang dengan maksoed sedemikijan djoega, mendjoewal, menoekarkan atau mendjadikan poela tanggoengan-oetang akan barang jang soedah djadi tanggoengan dengan tidak memberi-tahoekan kepada pihak jang lain hal adanja tanggoengan-oetang itoe 3e. barang sijapa jang mendjadikan tanah, jang ditaroehi hak-pakai Boemipoetera, tanggoengan-oetang dengan tidak mengatakan, bahwa tanah jang bersangkoetan itoe ada dalam gadainja. Dalam pasal 404, 4e dari Kitab Oendang-oendang itoe djoega ditetapkan akan dihoekoem selama-lamanja doewa tahoen, barang sijapa jang dengan sengadja mentjoba meiepaskan semoewa atau sebagian daripada barangnja atau barang orang lain jang djadi tanggoengan-oetang, jaïtoe oentoek keperloean jang empoenja, sehinggamendatangkan keroegian kepada si pemegang tanggoengan.

B. Reglemén perkara mendjadikan d.s. b. tanggoengan-oetang. Ordonansi tanggal 17 December

goengan-oetang. Ordonansi tanggal 17 December 1909 (Staatsblad No. 584).

Pasal 1.

(1) . Bangoen akte tanggoengan-oetang diboewat seperti bangoen akte-akte jang ditoendjoekkan dalam tjontoh Letter A, jang disertakan pada ordonansi ini.

(2) . Maka oentoek memboewat akte diizinkan memakai tjontoh.

Dibelakang ini ada akte jang diisi bijasa jaïtoe apa jang haroes menoeroet tjontoh. Djika dalam satoe tjontoh ada doewa matjam djalan jang boléh dipakai, maka jang dipilih jaïtoe djalan jang 'oemoem dipakai bagi kantor-kantor pindjaman. Bijasanja pemberi tanggoengan menghadap sendiri 9edang kantor pindjaman selamanja menoeroet pekerdjaannja ada wakilnja. Tjontoh lain-lain jang boléh dipakai adalah dikoeroeng.

Semoewa perkataan jang ditjétak dengan hoeroef bijasa mesti ditoeroet.

Jang ditjétak dengan hoeroef tebal jaïtoe perdjandjian jang bijasa dipakai dalam perdjandjian oetang, djadi hoeroef itoe boléh ditjétak dalam tjontoh akte jang akan dipakai.

16. Bangoen akte, bija ségél jang diwadjibkan.

Sluiten