Geen zoekvraag opgegeven

Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

a. tentang tanah, jang dipoenjaï dengan hak-pakai jang akan didjadikan tanggoengan, atau tempat terletaknja barang-barang jang akan didjadikan tanggoengan itoe, atau dimana barang-barang itoe akan diadakan, pada keterangan itoe diseboetkan:

le. daérah, afdeeling, distrik, désa dan pedoekoehannja;

2e. besarnja menoeroet oekoeran atau kira-kira;

3e. tempat peroesahaan (sawah, tegalan, empang, keboen, pekarangan) dan batas-batasnja;

4e. nomornja, bilamana tempat-tempat itoe ada dalam kohir atau register jang dipakai oentoek pekerdjaan Negeri;

b. tentang roemah-roemah dan boewatan, dengan menjeboetkan maksoednja, sifat bakalnja jang teroetama dipakai atau akan dipakai dan oekoerannja jang teroetama;

c. tentang tanam-tanaman dan taboeran, dengan menjeboetkan nama djenisnja, dan kalau dapat djoega nama djenisnja dengan diberitakan adalah tanamtanaman itoe dan taboeran itoe telah ada atau beloem.

(2). Maka kedoewa pihak oentoek boléh menambahi keterangan dari barang jang akan didjadikan tanggoengan sebagaimana jang dikehendakinja.

Jang haroes diperingatkan dengan tjermat dan tidak boléh dilalaikan ja'ni: menjatakan dengan terang, adakah barang itoe masih akan diadakan atau soedah diadakan.

Djoega bilamana hanja roemah-roemah, boewatan atau tanam-tanaman jang djadi tanggoengan, maka haroeslah tanah tempat barang-barang itoe ada atau akan diadakan, diterangkan dengan tjara jang telah ditoendjoekkan.

Bilamana tanah-tanah itoe tidak dibatasi dengan sepatoetnja, maka hendaklah hal itoe dilakoekan sebeloem tanah itoe didjadikan tanggoengan-oetang.

18. Pihak-pihak; tjara bagaimana meré-

Pasal 3.

(1). Ketjoewali jang ditentoekan pada ajat jang berikoet maka kedoewa pihak mesti menghadap sendiri kehadapan amtenar, jang mesti menghadiri pemboewatan akte

No. 35/B.B. 3

Sluiten