Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

kalau dapat di grosse akte, jang tanggoengan-oetang menoeroet asas permohonan, jang kemoedijan akan diterangkan, telah batal; keterangan itoe haroes diberi bertanggal dan ditanda-tangani oléh jang menaroeh akte itoe.

(2) . Bilamana permohonan itoe memakai soerat, maka soerat itoe disemat pada naskah.

(3) . Djika permohonan itoe dilakoekan dengan moeloet, maka keterangan jang dimaksoed dalam ajat pertama itoe haroes ditandaï djoega oléh pemegang tanggoengan, ketjoewali bila ija menerangkan, jang ija tidak pandai menoeliskan namanja atau beralangan boewat itoe; djika demikijan maka haroeslah hal itoe (kalau karena beralangan, djoega jang mendjadi alasan) diterangkan dengan sedjelas-djelasnja.

Pasal 13.

Penghapoesan tanggoengan-oetang diperingatkan oléh si penaroeh dengan segera dalam register 'oemoem jang dimaksoed dalam pasal 10.

Dengan dihoekoem membajar ongkos-ongkos, keroegian dan boenga kepada jang empoenja oetang, djika si penagih oetang tidak memberi-tahoekan dalam satoe boelan kepada amtenar pemerintahan jang bersangkoetan dari hal batalnja tanggoengan-oetang (K. 31).

Bilamana hal itoe telah diberi-tahoekan, maka baharoelah amtenar itoe berhak oentoek menghapoeskan tanggoenganoetang itoe.

Dari sebab bagi jang empoenja barang jang djadi tanggoengan ada kepentingannja tanggoengan itoe dihapoeskan, maka pemegang tanggoengan diwadjibkan memberi-tahoekan hal itoe dalam satoe boelan. Bilamana pemegang tanggoengan toeboeh jang disahkan (itoelah pada 'oemoemnja), maka amtenar pemerintah haroes memperhatikan, bahwa pemberi-tahoean, dan bila pemberi-tahoean itoe dengan moeloet, soerat keterangan pada naskah ditanda-tangani oléh orang jang berhak akan itoe. Penghapoesan itoe hanjalah mempoenjaï arti, jaïtoe meng'oemoemkan batalnja perdjandjian. Disini perkataan penghapoesan tentoe sadja haroes diartikan sebagai perkataan kijasan. Dibelakang ini dimoewatkan tjontoh keterangan jang dimaksoed dalam pasal 12 (tjontoh 3).

Sluiten