Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

38; Membajar kembali oeroenan ra'jat pada waktoe menghapoeskan loemboeng désa.

lain daripada itoe hendaklah didjaga, soepaja boenga oewang djangan dinaikkan atau djangan dimadjoekan pemberian , pindjaman oewang bank désa oentoek menegoehkan kas désa; tentang pertanjaan, bagian manakah dari oewang djaga-djaga bank désa jang disimpan pada bank afdeeling atau bank lain-lain, jang akan didjadikan bekal djaga-djaga boewat bank désa sendiri haroes bermoepakat lebih dahoeloe dengan amtenar dari Pekerdjaan pindjaman ra'jat jang bersangkoetan."

Pada soerat édaran tanggal 7 December 1914 No. 8914, maka Diréktoer Pemerintahan-dalam-Negeri memberi tahoekan timbangannja peri hal ini sebagai berikoet:

„Dalam beberapa tempat di tanah Djawa beloem selang berapa lama ini telah kerap kali kedjadian baik dengan adjakan perfteiintah désa maoepoen dengan kehendak amtenar satoe-satoe tempat, setelah mendapat moepakat ra'jat loemboeng désa dihapoeskan.

„Bilamana boewat menghapoeskan loemboeng itoe telah ditentoekan, maka sepatoetnjalah pertama-tama mesti ditimbang-dengan tjermat, berapa kekoewatan loemboeng itoe pada waktoe memperhentikan pekerdjaannja itoe dapat mentjoekoepi kewadjibannja, jang ditanggoeng oléh loemboengloemboeng itoe sendiri.

Kewadjiban itoe pertama-tama jaïtoe mengembalikan kepada si penjimpan oeroenan padi permoelaan atau boewat mendirikan loemboeng. Sebab pada waktoe mendirikan loemboeng itoe diterangkan dengan seterang-terangnja kepada rakjat, jang oeroenaaiija akan diberikan kembali bilamana laba jang diperoléh dari pekerdjaan telah tjoekoep; témpoh sampai dapat mengembalikan oeroenan itoe bijasa empat lima tahoen.

„Kerap kali telah kedjadian itoelah ta'dapat dimoengkiri, jang dalam hal itoe kehendak amtenar pemerintahan adalah besar pengaroehnja, bahwa setelah menghapoeskan loemboeng dan setelah padinja didjoewal, pendapatannja dimasoekkan kedalam kas désa serta dipergoenakan oentoek berbagai-bagai keperloean menoeroet pikiran amtenar pemerintahan jang berlain-lainan.

;-!i,i,Oj»ega kerap kali kedjadian nama si penjimpan tidak dikenaji Jagi atau sebagian dari. merékaitoe pindah ke tempat lain, atau meninggal doenija.

„Dalam hal itoe oeroenan orang jang tidak diketahoei lagi boléh dimasoekkan kedalam kas désa, itoepoen bila sanak-saudaranja tidak meminta. hak itoe.

Sluiten