Geen zoekvraag opgegeven

Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

moeka.

27. Pasal 16 dan 17. Ongkos-ongkos 57

28. Pasal 18 sampai 21. Pengawasan atas amtenar jang bersangkoetan 61

29. Pasal 22 dan 23. Hoekoeman 63

30. Kewadjiban amtenar jang diserahi memboewat akte tanggoengan oetang ....... '. • 65

31. Tjontoh-tjontoh . • • ■ • • 66

II. Djalan jang haroes ditoeroeti oléh amtenaramtenar Pemerintahan-dalam-Negeri tentang pekerdjaan pindjaman ra'jat dan koperasi di . tanah Djawa dan Madoera.

moeka.

32. Djalan jang ditoendjoekkan oléh Pemerintah dalam tahoen 1906 tentang pekerdjaan pindjaman ra'jat . . . . ' 77

33. Pikiran Pemerintah dalam tahoen 1912 jang tidak dioebah 83

34. Keterangan péndék bagaimana amtenar pemerintah Boemipoetera mesti berlakoe terhadap kepada bank afdeeling 85

35. Pikiran Pemerintah tentang mamakai bekal djagadjaga dari loemboeng désa dan bank désa . . 87

36. Membajar kembali oeroenan ra'jat pada waktoe menghapoeskan loemboeng 91

37. Djalan jang ditoendjoekkan oléh Pemerintah dalam hal mendirikan perkoempoelan koperasi. 93

38. Sikap prijaji Boemipoetera terhadap kepada koperasi Boemipoetera jang didirikan diloewar oesahanja 95

39. Kepala-kepala distrik jang diwadjibkan memboewat akte masoek atau keloewar dari soewatoe perkoempoelan koperasi 99

Sluiten