Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

Batas jang (3) Bilamana menoeroet timbangan Toewan-Besar

Pa,il,9 loewasGoebernoer-Dj enderal boewat mendirikan pertanian iaiiw* terse-

[boet pada a^ai1 Peroesabaan keboen jang termaksoed, njata perjtjat pertama l°e, maka batas paling loewas jang ditentoekan seI tadi bo'éh poeloeb baoe terseboet pada ajat pertama dari pasal I djoega di- boléh diléwati sampai doewa poeloeh lima baoe lewati. dari 500 toembak perSegi (St. 1908 : 263).

Tambahan ini menoeroet firman-Radja dari 19 November 1907 No. 20 (Bijblad No. 6787).

Pasal 2.

Pemberian Menoeroet alasan-alasan jang akan ditetapkan pertolongaiiolék Toewan-Besar Goebernoer-Djenderal maka PePemerintah menn*an boléh memberi pertolongan oewang kepada bagi pem- orang-orang jang terseboet pada ajat pertama dari Nutoe orang-pasal tadi, goena mendirikan „tanah-pertanian" orang tani- atau „tanah-peroesahaan-keboen".

I ketjll. Maka alasan-alasan itoe diatoer pada pera-

toeran-peratoeran oentoek mendjalankan ordonansi dalam Staatsblad 1904 No. 326 dan ditetapkan pada firman-Goebernemén dari 5 Augustus 1904 No. 34 (Bijblad No. 6050 jo. No. 6677). Iihatlah dibelakang ini.

Pasal 3.

Peratoeran Pemberian tanah oentoek pak-toeroen-temoeroen tentang pe- menoeroet pasal 1 didjalankan seperti pemberian atas' 'permo- atas Perm°bonan tanah-Negeri oentoek hak itoe dan honan oen- menoeroet ketentoean jang akan ditetapkan tentang ftoek pak- bal itoe dengan mengingati: jtoeroen-teinoeroen se>erti termaksoed dalam I pasal ini.

Sluiten