Geen zoekvraag opgegeven

Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

BAB V.

KETENTOEAN.

c. T a m a n-p erdijaman. Roemah-taman.

Maka firman-Hoekoem-Tanah (Staatsblad 1870 No. 118) mengatoer 'djoega djalan mendapat paktoeroen-temoeroen oentoek memboewat taman-perdijaman atau mendirikan roemah-taman.

Pasal 18 dari firman itoe boenjinja: f, |J^«;.Tjanah-tanah jang menoeroet pasal 9 tijada diketjoewalikan,

Pasal 9. (3) Tijada terhitoeng masoek paktoeroen-temoeroen :

a. tanah-tanah jang haknja dilindoengi oléh hak orang lain, dan orang lain itoe tijada soeka meiepaskan haknja atas tanah itoe; ; b. tanah-tanah jang menoeroet 'adat Boemipoetera dianggap tanah keramat;

c. tanah-tanah, jang disedijakan bagi pasar 'oemoem atau bagi pekerdjaan 'oemoem;

d. hoetan-hoetan-djati dan kajoe-kajoe lain; adapoen hoetan kajoe-kajoe lain hanjalah jang telah dipelihara tetap;

boléh diberikan kepada orang, jang mentjoekoepi pasal 11 (-) bagi pak-toeroen-temoeroen bagi memboewat tanfan perdijaman atau roemah-taman, asal membajar bija-pak sama dengan padjak-tanah jang paling tinggi atau sama dengan padjak jang menggantinja dengan menoeroet djoega pasal 13 dan 14.

Firman-Hoekoem-Tanah. Pasal 13. (1) Tanah-tanah jang diberikan bagi pak-toeroen-temoeroen dan roemah-roemah jang didirikan

(') Ja'itoe ra-ijat keradjaan Belanda atau pendoedoek tanah Belanda atau pendoedoek Hindia-Belanda.

Sluiten