Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

SOERAT ÉDARAN.

Mendapatkan toewan-toewan pembatja!

1. Oléh sebab ada tegoeran dari seorang Boepati di Djawa-Tengah tentang salinan bahasa Melajoe boekoe „Pemimpin bagi Prijaji Boemipoetera di tanah Ujawa dan Madoera" ja'itoe boekoe jang telah toewan ketahoeei, maka baiklah kiranja saja perma'loemkan jang berikoet dibawah ini kepada toewan-toewan:

2 Regèn jang termaksoed itoe memoedjikan, soepaja moelaï dari sekarang lebih banjak kiranja dipakai bahasa Melajoe jang dinamaï Melajoe-dines (dienst-Maleisch), ja'ni bahasa jang tidak tetap bangoennja dan sifatnja.

3 Dalam hal menjalinkan pemimpin itoe kepada bahasa Melajoe tentoe sadja tijadalah boléh diloepakan oentoek sijapa boekoe-boekoe itoe dikarangkan dan haroes diingati pengetahoean kebanjakan orang tentang bahasa Melajoe di tanah Djawa dan Madoera; akan tetapi dalam itoe tentoe sadja tidak dapat diindahkan kelainan memakai bahasa Melajoe pada tijap-tijap tempat, sebab kelainan itoe berbéda-béda pada tijap-tijap daérah di tanah Djawa, sedang boekoe Pemimpin itoe haroes dipergoenakan di seloeroeh poelau ini.

4. Oléh sebab itoe bahasa Melajoe jang dipakai dalam minjalinkan pemimpin itoe ijalah bahasa Melajoe jang seolah-olah samboengan dari jang diadjarkan pada sekolah rendah Boemipoetera, ja'ni bahasa Melajoe jang bijasa terpakai sekarang dalam perkoempoelan, Congres dan dalam soerat-soerat kabar Melajoe. Bahasa itoe niasih selaloe bertambah kembang dan sempoerna tijap-tijap hari ija menerima dan mengambil kata-kata jang menggambarkan arti dan maksoed jang baharoe, jang terpakai sekarang oléh Boemipoetera jang terpeladjar, serta menjoesoen pengertian jang baharoe-baharoe itoe menoeroet sebagaimana patoetnja.

5 Dengan tijada selamanja diketahoei dan disengadja orang, maka rata-rata boléhlah dikatakan, bahwa haloewan ra'ijat roepa-roepan ja ijalah hendak memakai bahasa Melajoe jang sehaloes-haloesnja dan sebaik-baiknja, dengan tijada berlebih-lebihan dalam hal itoe. Sebab itoe tentoe sadja tida' ada keberatan akan memakai bahasa itoe serta menambahkan kepadanja katakata jang telah terpakai disana sini dan roepa-roepanja akan tinggal dalam bahasa itoe.

6 Tentoe sadja dalam mentjari kata-kata jang baik akan menggambarkan pengertian- dan perkataan Barat, jang setengahnja tijada berwoedjoed (abstract) dan setengahnja beloem diketahoei orang disini, atjap-kali dipakai kata-kata bahasa „Melajoe dines", akan tetapi boekannja jang terpakai pada satoe daérah sadja, melainkan jang diketahoei orang diseantéro tanah Djawa dan seboléh-boléhnja dipilih jang soedah 'oemoem.

7 Dengan mengingat jang terseboet diatas itoelah Pemimpin itoe disalinkan oléh Commissie voor de Volkslectuur; melihat soesoenannja dan pekerdjaannja, Commissie itoelah jang boléh dipandang terlebih patoet dan tjakap menjalinkan itoe.

Jang toeroet menjalinkan itoe:

a. seorang bekas prijaji Djawa jang mempoenjaï diploma H. B. S. dan satoe tahoen beladjar bagi oedjian „groot-ambtenaar" serta 12 tahoen dalam pekerdjaan Goebernemèn pada beberapa tempat di tanah Djawa; mn

b. seorang-orang Melajoe jang terpeladjar, jang telah beberapa tahoen bekerdja di tanah Djawa, djadi soedah mengetahoei djoega bagaimana bahasa Melajoe jang terpakai di tanah Djawa ini.

Salinan itoe diperiksa moela-moela oléh seorang bekas Asistèn-Bésidèn dan seorang Adjoeng Inspèktoer sekolah Boemipoetera, kedoewanja orang jang mengetahoei bahasa Melajoe soenggoeh-soenggoeh dan achirnja laloe diperiksa poela lagi dengan tjamnja dan saksamanja oléh jang bertanda-tangan dibawah ini, sehingga dengan djalan begitoe tertanggoenglah, bahwa salinan bahasa Melajoe dari „tekst" Belanda itoe sebaik-baiknja boléh adanja.

Asistèn-Bésidèn jang dibantoekan kepada Direktoer Pemerintahan dalam Negeri,

NIEUWENHUYS.

Sluiten