Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

Djikalau pekerdjaan itoe terlaloe berat boewat orang-orang itoe, maka ditambahi dengan ra'ijat koewat lain, jang kena rodi djoega.

Maka djaoehnja antara tempat perdijaman orang jang kena rodi, dan tempat dimana ija dipekerdjakan, tijada boléh lebih dari 8 pal (W2 djam perdjalanan).

Jang dinamaï „rodi sijan" ja'itoe rodi badan jang dikerdjakan pada waktoe sijang hari selama-lamanja paling banjak 12 djam; maka dalam 12 djam terhitoeng djoega témpoh perloe boewat djalan poelang-pergi dari tempat perdijamannja sampai ke tempat pekerdjaan, jang mesti dikerdjakan, dan témpoh boewat berhenti.

Pekerdjaan pada malam itoe mesti dibajar paling sedikit dengan doewa kali bajaran pekerdjaan sijang hari (pasal 3, Bijblad No. 8031, 8211 dan 8487).

Jang dikerdjakan orang-orang jang dikenakan rodi itoe, hanja pekerdjaan koeli; boekan pekerdjaan jang mesti didjaiankan memakai kepandaian toekang (pasal 2, ajat 1, Bijblad No. 8031, 8211 dan 8487).

Adapoen pembagian dan peratoeran pekerdjaan diserahkan kepada Kepala-kerésidénan dengan mengingati pertoendjoekan Toewan Besar Goebernoer-Djenderal. Dalam hal jang mesti dikerdjakan dengan lekas, Kepala-kerésidénan berhak memerintahkan orang rodian bekerdja rodi, tetapi hendaklah dimintanja dengan segera moepakat Toewan Besar Goebernoer-Djenderal (pasal 3, Bijblad No. 8031, 8211 dan 8487).

iamanjarodi. § 4. Lamanja rodi badan terseboet pada ajat kedoewa dari bagian pasal tadi, dan peratoeran bagaimana djalan minta rodi itoe, akan ditetapkan oléh Toewan Besar Goebernoer-Djenderal boewat tijap-tijap kedjadian istiméwa.

Larangan § 5. (1) Pendoedoek-pendoedoek Boemipoetera wSakal^^ ffl™^11*811 memberi barang-barang bakal, dibajar atan tidak, atau barang-barang lain, jang dija poenja sendiri atau kepoenjaan desa.

(2) Pemoengoetan sematjam itoe dilarang keras, ketjoewali apa jang terseboet pada pasal 67 dari

Sluiten