Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

ketentoean mengatoer menghapoeskan hak bagi keperloean 'oemoem (Staatsblad 1864 No. 6) dan ordonansi dari 3 Mei 1875 (Staatsblad No. 110).

Pendoedoek-pendoedoek Boemipoetera boléh diwadjibitan boewat mengerdjakan pekerdjaan koeli itoe akan membawa perkakas jang telab ada padanja, seperti patjoel, bendo (kapmes), arit (grasmes), pikoelan, d.1.1.; akan tetapi tijada boléh dipaksa akan membeli doeloe djika mémang tijada mempoenjaï (pasal 2 ajat 1, Bijblad Nos. 8301, 8211 dan 8487).

Peratoeran § 6. (1) Apa jang terseboet diatas, tijada dilakoe-

Skoekan kan &taS r°di désa' ^ ti-'ada diserahkan teroes keatas rodi pada Pemerintah daérah, ketjoewali peratoeran-peradésa. toeran jang dianggap perloe diadakan boewat mendjaga, soepaja rodi itoe tijada berlebih-lebihan, atau akan mengoerangi dija.

(2) Pegawai bangsa Belanda atau Prijaji-prijaji dilarang sekali mentjampoeri perkara ini dengan maksoed akan menambah atau memberatkan rodi-rodi désa, ketjoewali jang ditetapkan pada ajat jang berikoet ini. Rodi § 7. Rodi tanaman diatoer dalam peratoerantanaman. nja sendiri.

Pasal 2. Ordonansi ini moelaï berlakoe pada hari, waktoe ija disijarkan, dan mensahkan djoega apa jang telah terdjadi peri hal ini sampai:

(Staatsblad 1914 No. 101) 1 Januari 1914.'

(Staatsblad 1915 No. 21) 1 Januari 1915.

(Staatsblad 1916 No. 66) 1 Januari 1916.

KETENTOEAN HOEKOEMAN. Pasal 523 Barang sijapa jang tijada mendjalankan rodi (heren(Bt'lW« d^)' rodi désa atau rodi tanaman, jang diwadjibkan \o! 73»). atasn3a dan tijada dapat menerangkan sebab-sebabnja dengan sah, haroes dihoekoem dengan toetoep dalam pendjara paling lama tiga hari atau didenda paling banjak sepoeloeh roepijah.

(') Boekoe Oendang-oendang Hoekoeman.

Sluiten