Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

Djawab merbah: „Tidak ada jang mendjempoet hamba; soerat djempoetan poen tiada hamba terima.

„Djikalau soenggoeh, ta' ada jang datang mengadjak engkau, perselangilah hamba badjoe engkau; badjoe hamba boeroek benar!" kata mentilau. Masa itoe boeloe merbah koening ëlok, dan boeloe mentilau

pirau boeroek.

Kata fherbah: „Soedi hamba memperselangi engkau, tetapi poelang dari Poelau, lekaslah balikkan!

Sahoet mentilau: „Ialah; balik dari Poelau, baharoe tiba, hamba antarkanlati!"

Maka bertoekar badjoelah mentilau dengan merbah. Kemoedian;setelah berbalik mentilau itoe daii Poelau, tiada diantarkannja badjoe merbah; hilir moedik sadja berbadjoe jang ëlok. Soedah lama antaranja, peigilah merbah itoe mentjari mentilau; sepajah-pajah mentjari, tiada djoega bertemoe. Lama berkelamaan berdjoempalah ia dengan mentilau itoe, laloe dimintanja badjoenja, katanja: „Beri badjoe 'toe, beri badjoe toe! Djawab mentilau sambil lari: „Tinggal di-Poelau,

tinggal di-Poelau!"

Itoelah sebabnja maka kini mentilau berboeloe koening, dan merbah berboeloe pirau. Dan laloe sampai sekarang.ini boenji merbah itoe meminta badjoenja, dan mentilau mengatakan: „Tinggal di-Poelau!

10. Seorang 'Arab dengan djamoenja.

Kata jang empoenja tjeritera: Sekali peristiwa pada soeatoo hari singgah kami pada soeatoe doesoen. Ada

Sluiten