Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

koeboenoeh kamoe!" Maka kami ambillah dinar itoe; laloe poelanglah ia keroemahnja.

11. Koera koera diterbangkan boeroeng.

Adalah seboeah kolam jang amat ëlok; ditepi kolam itoe adalah doea ëkor boeroeng diam. Kedoea boeroeng itoepoen bersahabat dengan seëkor koera-koera. Maka beberapa lamanja dengan hal jang demikian itoe datanglah kemarau. Maka air kolam itoe keringlah. Maka berkatalah boeroeng itoe kepada sahabatnja koera-koera itoe: „Hai sahabatkoe! Apakah hal kami sekarang, karena air kolam ini telah keringlah? Baiklah kami berpindah kepada kolam jang lain, soepaja dapat kami mentjari makan disana. Tetapi soesah hati kami meninggalkan toeanhamba disini; sebab itoe biarlah kami bawa toeanhamba dan kami lepaskan kepada tempat jang berair, soepaja senang hati kami. Hendak poen kami menerbangkan toeanhamba, tiada bolëh, karena koelit toeanhamba itoe terlaloe keras; tiada dapat kami pagoet. Akan tetapi adalah soeatoe bitjara kami: Kami bawa soeatoe kajoe; toeanhamba gigitlah pada sama tengah kajoe itoe, maka kami terbangkan seorang soeatoe pendjoeroe. Tetapi djangan toeanhamba boekakan moeloet dari pada kajoe itoe!

Maka sahoet koera-koera: „Baiklah, mana kata toeanhamba hamba toeroetlah!"

Maka dibawalah olëh boeroeng itoe sepotong kajoe, maka digigitlah olëh koera-koera itoe, maka olëh boeroeng itoe diterbangkannjalah seorang soeatoe pen-

Sluiten