Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

djoeroe. Setelah sampai boeroeng itoe terbang keatas kampoeng orang, maka hêranlah segala orang melihat hal itoe: koera-koera terbang ditengah-tengah dan doea ëkor boeroeng pada kiri kanan. Maka sekalian orang itoe poen bersoraklah serta menepoek-nepoek tangannja. Apabila didengar koera-koera akan boenji orang rioeh rendah, maka katanja: „Apa sebabnja maka orang itoe semoeanja bersorak?" Demi diboekakannja moeloetnja, maka djatoehlah ia keboemi, laloe mati.

12. §eëkor koetjing jang hendak memakan anak boeroeng dara.

Ada seorang laki-laki memeliharakan seëkor koetjing, soepaja ia menangkap tikoes jang meroesakkan dan menghabiskan barang jang ada didalam goedangnja. Maka orang itoe tiada memberi makan nasi koetjing itoe sekenjang-kenjangnja, sekadar djangan ia kelaparan djoega, agar djangan koetjing itoe mendjadi gemoek dan malas memboeroe tikoes. Adapoen koetjing itoe tiada senang hatinja; pada bitjaranja: „Toeankoe amat kikir dan bengis, selaloe menjiksakan akoe ini; hanja nasi kering sahadja diberinja. Baiklah akoe tjari makanan jang ënak."

Laloe koetjing itoe berdjalan-djalan berkeliling roemah dan kampoeng, masoek kesana kemari hendak mentjoeri makanan daging atau ikan. Tiba-tiba ia berhenti dibawah koeroengan boeroeng dara serta melihat keatas; maka sesoenggoehnja ada anak boe-

Sluiten