Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

dengan sedjahteramoe, sebab pahala sedekahmoe doea boeah apam, jang kauberikan akan fakir jang lapar itoe dengan karena Allah."

21. Aboe Nawas dengan menteri Soeltan Haroenoe'rrasjid.

Pada soeatoe hari Soeltan Haroenoe'rrasjid menjoeroeh memanggil sepoeloeh orang menterinja. Setelah datang menteri itoe, maka titah Baginda kepada merêka itoe: „Adalah seboeah kolam dihadapan istanakoe ini; akoe hendak mengoedji kepandaian Aboe Nawas, pandaikah ia meiepaskan dirinja dari pada djerat, jang akan koetahan itoe. Sekarang engkau sepoeloeh orang ini koeberi seorang sebidji teloer ajam. Soedah koesoeroeh panggil Aboe Nawas. Apabila ia telah datang, maka koesoeroeh engkau sekalian toeroen kedalam kolam itoe merijelam kedalamnja, dan apabila engkau bangkit dari dalam kolam itoe, naik kedarat, ta'dapat tiada engkau sekalian membawa teloer ajam sebidji seorang kepadakoe ini."

Setelah Amiroe'lmoe'minin berkata jang demikian itoe, maka datanglah Aboe Nawas dengan segeranja, diiringkan orang jang disoeroeh memanggil dia. Serta tiha, maka menjembahlah ia. Maka Baginda poen berdjalanlah ketepi kolam, jang terseboet diatas ini, laloe bersabda kepada menterinja kesepoeloehnja itoe serta dengan Aboe Nawas, titahnja: „Adapoen kamoe sekalian ini, toeroenlah kedalam kolam ini; tjarilah olëh kamoe sekalian seorang sebidji teloer ajam. Barang

Sluiten