Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

kata toeanhamba, baiklah!" Laloe katanja: „Jang seoeang patik makan; jang seoeang patik berikan kepada kawan patik jang sehidoep semati, artinja: patik berikan kepada bini patik. Jang seoeang patik bajarkan akan oetang, artinja itoe patik berikan kepada iboe bapa' patik. Pada masa patik toea kelak, dan pada masa anak patik telah pandai poela mentjari, maka patik ambillah pertaroehan patik itoe. Sebab patik katakan, patik membajar oetang, karena masa patik masih ketjil, patik dihidoepi iboe bapa' patik; sekarang tatkala patik telah mentjari sendiri, patik poela menghidoepinja."

Serta menteri mendengar sembah orang miskin itoe, boekan kepalang soeka hatinja; laloe orang miskin itoe dibawanja keroemahnja, diberinja harta benda beberapa banjak, hingga orang miskin itoe tiada mentjari kajoe api lagi.

Setelah tjoekoep tiga hari perdjandjian perdana menteri dengan radja itoe, maka berhimpoeniah segala menteri radja hendak mendengar djawab perdana menteri.

Maka menteri itoepoen mendjawablah akan pertanjaan baginda, sebagaimana kata orang miskin itoe. Maka soekalah hati radja itoe, serta memberi anoegerah kepada perdana menteri itoe.

29. Anak radja dengan seëkor boeroeng boelboel.

Adapoen pada zaman dahoeloe kala adalah seorang anak radja. Sekali peristiwa pada soeatoe hari per-

Sluiten