Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

48. Aboe Nawas dengan anak Masir.

Kata orang jang empoenja tjeritera: Pada. soeatoe hari datanglah seorang saudagar dari negeri Masir kedalam negeri Bagdad membawa dagangan terlaloe 1 banjak, laloe ia menjewa seboeah roemah jang' patoet akan tempatnja tfnggal berniaga. Setelah itoe maka doedoeklah ia berdjoeal beli. Tiada berapa lamanja maka iapoen bersahabat dengan orang kampoeng itoe. Telah habislah dagangannja itoe, maka iapoen hendak kembali kenegerinja; maka sebab beloem dapatperahoe toempangannja, maka iapoen tinggal pada tahoen doedoek bersoeka-soekaan dengan segala orang kampoeng itoe.

Pada soeatoe malam iapoen bermimpi nikah dengan anak toean kadi, dengan maharnja sekian-sekian banjaknja. Setelah hari siang maka iapoen berpikir didalam hatinja: „Adapoen mimpikoe ini baiklah akoe chabarkan kepada sahabat-sahabatkoe itoe." Maka pada hari itoe doedoeklah ia bertjakap-tjakap dengan sahabatnja itoe, laloe dikeloearkannja perkataan mimpinja: „Akoe bermimpi pada malam tadi, bahwa sanja akoe kawin dengan anak toean kadi itoe."

Kemoedian maka chabar itoepoen masjhoerlah; maka kadi itoepoen terdengarlah akan chabar itoe. ' Maka toean kadi itoe datanglah keroemah anak Masir itoe serta ia bertanja kepada anak Masir itoe, katanja: „Soenggoehkah engkau bermimpi kawin dengan anakkoe dengan maharnja sekian-sekian?" Maka kata anak

Sluiten