Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

17. Keterangan 1>arang-barang.

Pada waktoe memboewat perdjandjian oetang, maka bank afdeeling mesti mendjaga, soepaja segala perdjandjian-perdjandjian jang dikehendakinja diseboetkan dengan terang, sebab tidak diizinkan bila hal itoe hanja ditoendjoekkan kepada reglemén-oetang dari bank atau kepada soerat perdjandjian (obligatie) dibawah tangan jang djadi tambahan boewat oetang itoe sadja. Oentoek perdjandjian oetang maka tjontoh akte mengizinkan, jang boewat tijap-tijap pindjaman menoeroet perdjandjian, selainnja dari akte tanggoengan-oetang boléh diadakan peratoeran sendiri-sendiri.

Apa jang ditjétak miring adalah berhoeboeng dengan tijaptijap perdjandjian sendiri-sendiri dan diboewat demikijan sebagai tjontoh; djadi tjontoh itoe haroes ditoelis.

Bijasanja bank afdeeling jang menjedijakan tjontoh jang ditjétak dan pegawainja seboléh-boléhnja mengisi akte itoe.-

Tetapi amtenar pemerintahan haroes memeriksa adalah peratoeran-peratoeran firman Radja ditjoekoepi sebab hal itoe ijalah jang menanggoeng dan boewat pelanggaran tentang atoeran itoe ija dapat dihoekoem (pasal 22 b).

Memboewat akte itoe dan memasoekkannja kedalam boekoe (lihatlah pasal 10 dibelakang ini) mesti dengan bahasa Melajoe dan dengan hoeroef Belanda (K. 15, al. 5).

Pada No. 72 dari daftar pembébasan hak-ségél maka segala soerat-soerat, jang diboewat menoeroet atoeran tanggoengan-oetang, dibébaskan dari hak-ségél ketjoewalir

a. naskah (soerat asal) grosse dan salinan-salinan akte tanggoengan-oetang, jang diboewat oentoek mendjadi tanggoengan pembajaran dari sesoewatoe penagihan jang lebih dari ƒ 300.—.

b. soerat koewasa dari Kepala pemerintahan daérah jang diberikan kepada si beroetang oentoek mendapat grosse kedoewa dan selandjoejtnja, jang.dimaksoed pada pasal 8, ajat 3 dari reglemén jang dimoewatkan dalam reglemén ini.

Dalam hal-hal ini haroeslah orang membajar bija ségél ƒ 1.50.

Djoemlah oewang jang. terseboet pada a, jaïtoe „harga taksiran" jang diseboetkan dalam akte (lihatlah hal ini pada 9). Bila naskah akte memakai ségél, maka grosse dan salinansalinan djoega haroes memakai ségél.

Pasal 2.

(1). Keterangan barang jang djadi tanggoengan-oetang dalam akte, ja'ni:

Sluiten