Tekst
Onderstaande tekst is niet 100% betrouwbaar

35; Pikiran Pemerintah tentang memakai bekal djagadjaga dari loemboeng désa dan bank désa.

nja telah 'oemoem benar? Adakah barangkali pengaroeh kepala-désa atau orang partikoelir jang tidak baik, dan kebodohan dan salah pengertian pada orang-orang jang perloe pindjam jang perloe diperangi? Adakah golongan ra'jat oempamanja kaoem pertengahan, jang mendjaoehkan diri dari bank ra'jat dan kaoem lain-lain, jang tidak dapat tolongan dari bank, sehingga mendjadikan perloe tinggal ada pemindjamkan wang partikoelir? Dalam hal manakah pertolongan pindjaman bank ada kekoerangan ? Inilah pertanjaan, jang djawabannja djoega haroes ditjari oléh amtenar pemerintahan Boemipoetera.

Begitoe poela priftiji Boemipoetera haroes mengetahoei poekoel ratanja ketoenggakan di djadjahannja dan memeriksa dengan segera sebab-sebabnja bilamana ketoenggakan itoe mendjadi naik.

Maka adalah besar sekali pengaroeh jang baik ataupoen jang boeroek dari bank ra'jat itoe atas doenija Boemipoetera sehingga amtenar pemerintahan Boemipoetera mesti dengan tjermat mengamat-amati pengaroeh itoe. Bilamana amtenar itoe menoendjoekkan soeka mengindahkan pekerdjaan itoe, maka administrateur bank tentoe soeka memberi keterangan dan pemberitaan jang perloe kepadanja. Dari sebab banjak orang jang beroetang tijada tahoe dan salah mengerti, banjak kehendak salah jang haroes diperangi, dan masih besar antara bank dan pemindjamannja, maka tijap-tijap pertolongan jang datang oentoek memperbaiki segala hal itoe akan diterimanja dengan segala senang hati.

Pada soerat-édaran Diréktoer Pemerintahan-dalam-Negeri tanggal 30 Maart 1910 No. 939 adalah diberikan kepada Kepala pemerintahan daérah peri hal pendapatan Pemerintah, jaïtoe bahwa loemboeng dan bank désa ta' boléh dipandang sebagai oepaja oentoek mentjoekoepi keperloean désa 'oemoem melainkan hanjalah oentoek pendoedoek jang perloe memindjam dengan perdjandjian akan memindjam seperloenja sadja, serta menoeroet keadaannja dengan memakai boenga jang rendah sekali.

„Menoeroet keadaannja" haroes dipahamkan, bahwa roeman tempat memindjam mesti tjoekoep penghasilannja sehingga dari penghasilan itoe dapat ija membajar ongkos pekerdjaannja, oetangnja dengan berangsoer-angsoer dan

Sluiten